Kalender Postingan Saya

June 2009
M T W T F S S
« Mar   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Pengunjung:

tumblr site counter

Archives

Statistik

SMS Gratis

Revisi Taksonomi Bloom

oleh: BOWO SUGIHARTO

Tahukah Anda bahwa taksonomi Bloom sudah mengalami revisi? Mungkin pernah mendengar atau barang kali sudah sangat memahaminya, tetapi tidak ada jeleknya saya nulis sedikit tentang ranah kognitif dalam pembelajaran tersebut.Dahulu kita mengenal klasifikasi secara hirarkhis terhadap ranah kognitif Bloom menjadi enam tingkatan, mulai dari C1 sampai C6. Klasifikasi hirarkhis itu masih digunakan lagi dalam revisi taksonomi Bloom tersebut sekalipun dengan nomen yang sedikit berbeda. Ada hal yang sama sekali baru dalam taksonomi Bloom yang baru ini. Sistem hirarkhis yang dulu digunakan dalam Bloom dari C1 sampai C6 merupakan salah satu dimensi dalam klasifikasi tersebut, yaitu dimensi proses kognitif. Hanya saja dalam dimensi proses kognitif, pada taksonomi yang baru mengalami revisi seperti yang akan diuraikan berikut ini.

Tingkatan Ranah                 Lama                                      Baru/dimensi proses kognitif

C1                                      Knowlwdge                             Remember

C2                                      Understand                             Understand

C3                                      Apply                                      Apply

C4                                      Analyze                                   Analyze

C5                                      Aynthesis                                Evaluate

C6                                      Evaluate                                  Create

Tabel di atas menunjukkan secara singkat perbedaan C1 sampai dengan C6 secara singkat.

Hal yang sama sekali baru adalah munculnya dimensi yang lain dalam taksonomi Bloom, yaitu dimensi pengetahuan kognitif. Dimensi pengetahuan kognitif dibedakan pula secara hirarkhis menjadi empat kategori yaitu: pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, pengetahuan prosedural, serta pengetahuan metakognitif.

Berdasarkan dua dimensi tersebut ranah kognitif dapat dibuatkan tabel yang memadukan dua dimensi tersebut. Dan inilah bagian yang paling sulit dalam mengklasifikasikan ranah kognitif menurut Taksonomi Bloom yang dirvisi ini.

Mudah-mudahan ada kesempatan untuk menulis lagi secara panjang lebar tentang hal ini.

PDF Creator    Send article as PDF   

7 comments to Revisi Taksonomi Bloom

  • hafizh

    saya baru kemarin dapat kko taksonomi bloom eh ternyata yang baru saya dapat dari Puskur Diknas itu yang lama.
    sempat gak nulis tentang afeksi karena saya penasaran bagaimana caranya bloom bisa mengobservasi afeksi seseorang(bukankah afeksi itu tak terlihat sedangkan yang tampak itu merupakan psikomotor)apakah kemunafikan/kebohongan sikap bisa diobservasi?
    teus terang saya bingung dan penasaran nih karena dunia pendidikan kita jarang menyentuh soal ini dalam praktik pendidikan kita.

  • hafizh

    maaf lupa terima kasih

  • Buat Pak Hafizh.
    Wah pertanyaan Pak Hafizh berat skali. Saya juga belum tahu bagaimana cara mengkur kemunafikan? Akan tetapi mestinya diungkap dengan tes-tes psikologi, barang kali yang di tes dihadapkan kepada satu atau beberapa permsalahan kemudian konsistensi sikapnya bisa diukur dari jawaban. barang kali itu pak. Sukses selalu buat Pak Hafizh.

  • estea

    saya tunggu update berikutnya…

  • prihandari

    Terima kasih banyak Pak, saya sedang mencari2 artikel ttg taksonomi bloom smp akhirnya mendapatkan artikel Bpk ini. Salam hormat dari saya

  • Terimkasih telah mampir di blog saya, tapi mohon maaf informasi di artikel tersebut belum lengkap

  • Wiharto

    Pa saya pengen kelengkapannya lg dari artikel bapa ini, atau pengen tahu sumbernya dari buku pa!
    Terimakasih.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP-SpamFree by Pole Position Marketing